Masjid Eyup Sultan Istanbul: Sejarah, Ziarah Makam Abu Ayyub Al-Ansari, dan Tips Kunjungan

37 kali dilihat7 menit baca
Menara Masjid Eyup Sultan Istanbul dengan langit cerah di latar belakang
Menara Masjid Eyup Sultan Istanbul — destinasi ziarah yang hampir selalu masuk dalam city tour umroh plus Turki.

Masjid Eyup Sultan Istanbul adalah salah satu tempat paling dihormati di kota ini, karena menyimpan makam salah seorang sahabat Nabi Muhammad SAW. Lokasinya di tepi Teluk Golden Horn, kawasan Eyüp, menjadikannya tujuan wajib bagi jamaah Muslim yang datang ke Istanbul, baik untuk ziarah maupun sekadar memahami sejarah Islam di Eropa.

Artikel ini membahas masjid eyup sultan istanbul dari empat sisi yang paling sering ditanyakan jamaah umroh plus Turki: sejarah lengkapnya dari abad ke-7 hingga era Utsmani, sosok Abu Ayyub Al-Ansari yang dimakamkan di sana, hingga panduan kunjungan praktis — cara mencapainya, etika ziarah, dan apa yang bisa Anda harapkan saat agenda city tour bersama Tursina Tour and Travel.

Sejarah Masjid Eyup Sultan Istanbul dari Zaman Pengepungan hingga Era Utsmani

Masjid Eyup Sultan berdiri di lokasi yang diyakini sebagai tempat peristirahatan terakhir Abu Ayyub Al-Ansari, seorang sahabat Nabi yang gugur ketika pasukan Islam mengepung Konstantinopel pada abad ke-7. Selama berabad-abad makam itu tertimbun dan lokasinya tidak diketahui, hingga setelah Konstantinopel jatuh pada 1453 dan penelusuran terhadap tembok kota lama dilakukan.

Kompleks masjid kemudian dibangun pada 1458, lima tahun setelah penaklukan, atas perintah Sultan Muhammad Al Fatih. Bangunan utama yang berdiri sekarang berasal dari awal abad ke-19, yaitu sekitar tahun 1800, dengan ciri dua menara dan perpaduan gaya klasik hingga baroque Utsmani. Hingga hari ini masjid tetap aktif untuk shalat berjamaah sekaligus menjadi salah satu tujuan ziarah paling populer di Istanbul.

Kronologi Masjid Eyup Sultan Istanbul

Periode Tahun Apa yang Terjadi
Pengepungan Konstantinopel pertama Abad ke-7 Abu Ayyub Al-Ansari gugur dan dimakamkan di dekat tembok kota
Penaklukan Konstantinopel 1453 Lokasi makam kembali dikenal setelah kota dikuasai Utsmani
Pembangunan kompleks masjid 1458 Sultan Muhammad Al Fatih membangun masjid di samping makam
Pembangunan ulang bangunan utama 1800 Struktur utama direkonstruksi dengan gaya Utsmani akhir
Masa kini Aktif Masjid berjamaah sekaligus destinasi ziarah jamaah Muslim dunia

Sosok Abu Ayyub Al-Ansari di Balik Masjid Eyup Sultan Istanbul

Abu Ayyub Al-Ansari dikenal sebagai sahabat Nabi sekaligus pembawa bendera beliau. Namanya tercatat dalam peristiwa hijrah ke Madinah, ketika beliau dengan sukarela mengorbankan rumahnya sendiri untuk disediakan bagi Rasulullah SAW. Ketika armada Islam berlayar mengepung Konstantinopel pada masa kekhalifahan Utsman bin Affan, ia ikut serta dan wafat di sana, jauh dari kampung halamannya di Madinah.

Setelah makamnya ditemukan pada 1458, tempat itu menjadi pusat kehormatan bagi Kesultanan Utsmani. Menurut riwayat populer, pembangunan masjid dipicu oleh mimpi guru Sultan Muhammad Al Fatih, Akşemseddin, yang menunjukkan lokasi makam — kisah ini populer sebagai inspirasi, bukan fakta sejarah yang dapat diverifikasi. Tradisi Utsmani kemudian menjadikan masjid ini tempat penyelenggaraan upacara penyematan pedang bagi sultan yang baru naik takhta.

Mengunjungi makam seorang sahabat Nabi adalah ibadah yang mengingatkan kita bahwa peradaban dibangun oleh orang-orang yang rela berkorban jauh dari tanah kelahirannya.— Catatan materi ziarah sejarah Islam Tursina Tour and Travel

Kunjungan Masjid Eyup Sultan Istanbul dalam Rangkaian Umroh Plus Turki

Secara geografis, masjid eyup sultan istanbul berada di kawasan Eyüp di sisi barat kota, tepi Teluk Golden Horn atau Haliç. Dari kawasan kota tua seperti Eminönü, Anda dapat mencapainya dengan kapal feri lokal sekitar 25 menit, melewati dermaga Fener dan Balat yang berwarna-warni. Alternatif lain adalah bus atau kendaraan rombongan yang biasa dipakai konvoi umroh plus Turki.

Agenda kunjungan biasanya digabung dengan city tour Istanbul dan perjalanan naik ke Bukit Pierre Loti, yang menawarkan pemandangan teluk dari ketinggian. Di sekitar masjid juga terdapat taman, pasar kecil, dan kompleks pemakaman bersejarah yang tenang. Sebagai gambaran biaya, paket umroh plus Turki secara pasar berada di rentang Rp 30 juta hingga Rp 55 juta per jamaah; hubungi admin Tursina untuk penawaran sesuai jadwal keberangkatan Anda.

  • Datang lebih awal: masjid eyup sultan istanbul paling tenang pada pagi hari sebelum rombongan wisatawan tiba.
  • Siapkan pakaian sopan: bahu dan lutut tertutup, wanita menutup kepala — aturan ini berlaku sama ketatnya seperti masjid lain di Istanbul.
  • Pisahkan waktu ziarah dan shalat: gunakan ruang makam untuk ziarah, lalu shalat di ruang utama agar tidak mengganggu jamaah lain.
  • Manfaatkan feri lokal Eminönü-Eyüp: perjalanan murah melewati Golden Horn menambah konteks sejarah kota sebelum Anda tiba.
  • Luangkan waktu di sekitar kompleks: taman, pasar lokal, dan Bukit Pierre Loti melengkapi kunjungan menjadi satu agenda utuh.

Tips dan Etika Ziarah Masjid Eyup Sultan Istanbul yang Perlu Anda Tahu

Ziarah ke masjid eyup sultan istanbul adalah bagian dari pengalaman spiritual, bukan sekadar titik foto. Etika yang Anda terapkan di sana mencerminkan citra jamaah Indonesia di mata warga lokal, sehingga sebaiknya dipersiapkan sejak dari hotel.

Berikut lima tips yang paling sering dibutuhkan jamaah, disusun berdasarkan pengalaman rombongan yang rutin mengunjungi kawasan Eyüp selama program umroh plus Turki.

  1. Ikuti arahan tour leader terkait jam kunjungan, karena area makam bisa sangat padat pada hari libur dan akhir pekan.
  2. Jaga ketenangan: gunakan suara rendah, tidak berdiri di depan peziarah lain, dan hindari mengambil gambar dari jarak terlalu dekat bila sedang ada ziarah.
  3. Bawa uang tunai lira kecil untuk keperluan lokal seperti parkir, membeli minuman, atau sedekah di kompleks masjid.
  4. Simpan barang berharga di hotel atau bus: keramaian pasar di sekitar masjid menjadi sasaran kopret yang tidak bertanggung jawab.
  5. Sisakan waktu 15 sampai 30 menit duduk tenang di pelataran masjid — pengalaman ini yang paling sering diingat jamaah setelah pulang.

Datanglah dengan niat ziarah dan pulanglah dengan ketenangan, karena itulah ukuran kunjungan yang berhasil ke Masjid Eyup Sultan.— Catatan pendamping jamaah Tursina Tour and Travel

Poin-Poin Penting Masjid Eyup Sultan Istanbul

  • Di mana letak masjid eyup sultan istanbul dan bagaimana mencapainya — Masjid berada di kawasan Eyüp tepi Teluk Golden Horn, bisa dicapai dengan feri lokal dari Eminönü sekitar 25 menit.
  • Siapa yang dimakamkan di masjid eyup sultan istanbul — Makam Abu Ayyub Al-Ansari, sahabat Nabi sekaligus pembawa bendera beliau yang gugur saat pengepungan Konstantinopel abad ke-7.
  • Kapan masjid eyup sultan istanbul dibangun dan oleh siapa — Kompleks pertama dibangun pada 1458 atas perintah Sultan Muhammad Al Fatih, sementara bangunan utama kini berasal dari sekitar tahun 1800.
  • Apa etika yang harus dijaga saat mengunjungi masjid eyup sultan istanbul — Pakaian sopan, suara rendah, tidak mengambil gambar terlalu dekat, dan mengikuti arahan tour leader tentang jam kunjungan.
  • Bagaimana masjid eyup sultan istanbul masuk dalam paket umroh plus turki — Kunjungan umumnya digabung dengan city tour Istanbul dan perjalanan naik ke Bukit Pierre Loti dalam satu agenda setengah hari.

Kesimpulan Masjid Eyup Sultan Istanbul

Masjid Eyup Sultan Istanbul menggabungkan dua hal yang paling dicari jamaah umroh plus Turki: kedekatan spiritual dengan kisah sahabat Nabi dan saksi fisik peradaban Utsmani yang masih berdiri hingga kini. Dari sejarah makam Abu Ayyub Al-Ansari, tradisi penyematan pedang Utsmani, hingga pandangan teluk Golden Horn dari pelatarannya, kunjungan ke masjid eyup sultan istanbul selalu menjadi salah satu momen paling berkesan dalam rangkaian perjalanan. Bila Anda ingin memastikan destinasi ziarah seperti ini masuk dalam agenda keberangkatan Anda, tim Tursina siap membantu menyusun jadwal yang paling sesuai dengan profil rombongan Anda.

Pertanyaan Umum tentang Masjid Eyup Sultan Istanbul

Siapa yang dimakamkan di Masjid Eyup Sultan Istanbul?

Makam Abu Ayyub Al-Ansari, sahabat Nabi Muhammad SAW sekaligus pembawa bendera beliau. Ia gugur ketika pasukan Islam mengepung Konstantinopel pada abad ke-7 dan dimakamkan di dekat tembok kota.

Kapan Masjid Eyup Sultan Istanbul dibangun?

Kompleks masjid dibangun pada 1458, lima tahun setelah penaklukan Konstantinopel 1453, atas perintah Sultan Muhammad Al Fatih. Bangunan utama yang berdiri sekarang berasal dari sekitar tahun 1800.

Bagaimana cara menuju Masjid Eyup Sultan Istanbul dari kawasan kota tua?

Cara paling praktis adalah feri lokal dari Eminönü menuju Eyüp yang memakan waktu sekitar 25 menit melewati Teluk Golden Horn. Alternatif lain bus atau kendaraan rombongan yang biasa digunakan konvoi umroh plus Turki.

Apakah Masjid Eyup Sultan Istanbul selalu masuk dalam paket umroh plus Turki?

Sebagian besar paket memasukkannya dalam city tour Istanbul, biasanya digabung dengan Bukit Pierre Loti. Untuk memastikan jadwal dan destinasinya, hubungi admin Tursina karena susunan itinerary dapat berbeda antar-keberangkatan.

Sebelum menentukan pilihan, cek jadwal berangkat, fasilitas, dan proses pemesanan di halaman paket Umroh Plus Turki Classic dan paket Umroh Plus Turki Premium — lalu samakan dengan tanggal serta anggaran Anda sebelum menghubungi admin.

Tanyakan Itinerary Ziarah ke Tursina

Baca Juga seputar Masjid Eyup Sultan Istanbul

Bagikan artikel ini

Scroll to Top